
Momen krusial Onic Esports saat mengeksekusi strategi cepat dan presisi di turnamen Mobile Legends.
Pendahuluan: Kenapa Semua Orang Ngomongin Onic Esports?
Kalau kamu main Mobile Legends dan nggak tahu Onic Esports, mungkin kamu kelewat satu bab besar di dunia eSports Indonesia. Tim ini bukan sekadar nama—mereka ikon, pionir, dan simbol konsistensi juara. Bahkan, banyak pemain profesional dari tim lain yang terang-terangan bilang kalau main melawan Onic itu seperti naik roller coaster tanpa sabuk pengaman: cepat, agresif, dan bikin deg-degan.
Saya ingat banget momen MPL Season 9, saat Onic Esports membalikkan keadaan di game kelima dengan strategi yang nyaris nggak terpikirkan oleh publik. Di situ saya sadar, ada sesuatu yang beda dari cara mereka bermain. Nggak hanya mekanik individu yang tajam, tapi juga koordinasi tim yang presisi. Seperti orkestra, setiap pemain tahu kapan harus maju, mundur, dan memberi ruang.
Nah, di artikel ini, saya akan bongkar cara main ala pro player Onic Esports yang bisa kamu terapkan, bahkan kalau kamu “cuma” main di rank Epic atau Legend. Santai saja, kita akan ngobrol seperti teman mabar yang duduk satu warnet.
1. Memahami Filosofi Bermain Onic Esports
Sebelum bicara soal build item atau draft hero, kita harus paham dulu “DNA” permainan Onic Esports. Tim ini nggak sekadar main untuk menang—mereka main untuk mengendalikan tempo dari detik pertama.
1.1 Fokus ke Early Game Pressure
Onic selalu memanfaatkan early game untuk membangun momentum. Mereka tahu, satu kill atau satu turtle bisa jadi pemicu dominasi. Ini beda dengan tim lain yang lebih sabar menunggu mid game.
Kalau kamu mau meniru gaya ini, tipsnya:
- Pilih hero dengan power spike di early game (misalnya Grock, Lylia, atau Ling).
- Gunakan komunikasi cepat—bahkan di rank publik, setidaknya spam signal untuk gank.
- Jangan ragu invade jungle lawan, tapi pastikan kamu punya vision.
1.2 Micro Skill + Macro Decision
Banyak tim jago micro (skill individu), tapi lemah di macro (pengambilan keputusan tim). Onic paham kapan harus fight dan kapan harus objektif.
Contohnya: Daripada memaksa teamfight yang nggak jelas, mereka lebih memilih ambil Lord gratis. Inilah yang bikin mereka jarang throw lead.
2. Draft Pick & Banned Ala Onic Esports
Kalau di turnamen, draft pick itu separuh kemenangan. Onic punya gaya draft yang unik—nggak kaku tapi tetap punya identitas.
2.1 Fleksibilitas Role
Onic sering mengecoh lawan dengan flex pick. Contohnya, hero seperti Chou bisa dipakai di EXP lane atau roamer. Ini bikin musuh sulit memprediksi gameplay mereka.
Tips buat kamu:
- Kuasai minimal 2-3 hero di setiap role.
- Cari tahu hero yang bisa di-flex supaya musuh bingung saat draft.
2.2 Counter Meta
Onic bukan sekadar ikut meta, mereka sering menciptakan meta. Di saat tim lain spam hero OP, Onic kadang sengaja pick hero “nyeleneh” tapi efektif.
3. Rotasi Cepat & Efektif
Rotasi adalah salah satu rahasia terbesar Onic Esports. Mereka nggak cuma cepat berpindah lane, tapi juga selalu punya tujuan jelas.
3.1 Rotasi Lane ke Lane
Misalnya, setelah turtle, jungler langsung ke gold lane untuk membantu turret push. Semua pergerakan dihitung dengan timing objektif berikutnya.
3.2 Map Awareness
Onic jarang tertangkap offside karena mereka disiplin cek map setiap 3-5 detik. Kebiasaan ini bisa kamu tiru:
- Cek mini map sebelum maju.
- Gunakan chat singkat atau ping untuk memberi info musuh hilang.
4. Disiplin dalam Teamfight
Banyak tim yang punya mekanik bagus tapi kalah karena nggak disiplin dalam teamfight. Onic selalu fight dengan formasi dan tujuan jelas.
4.1 Fokus Target
Mereka jarang memukul target yang salah. Kalau shotcaller bilang “lock MM”, semua akan fokus ke marksman musuh sampai tumbang.
4.2 Keseimbangan Offense & Defense
Kadang, mundur satu langkah bisa bikin lawan terjebak. Onic tahu kapan pura-pura retreat lalu balik menyerang.
5. Mental Juara
Terakhir untuk bagian ini, mentalitas. Onic Esports nggak gampang panik. Bahkan saat kalah gold 5 ribu, mereka masih bisa comeback.
5.1 Adaptasi di Tengah Game
Kalau strategi awal nggak berhasil, mereka langsung ganti rencana. Fleksibilitas ini yang bikin mereka jarang kalah telak.
5.2 Tetap Tenang di Tekanan
Mental ini bisa kamu latih dengan:
- Main sering di rank tinggi untuk terbiasa ditekan.
- Review replay untuk melihat kesalahan, bukan untuk menyalahkan.
6. Komunikasi Efektif di Dalam Tim
Banyak orang mikir kalau komunikasi itu cuma soal ngomong di voice chat. Padahal, di Onic Esports, komunikasi adalah senjata strategis. Mereka bukan hanya menyebut posisi musuh, tapi juga memberikan rencana singkat yang jelas.
6.1 Bahasa Singkat Tapi Padat
Dalam permainan cepat, waktu itu mahal. Onic sering memakai kode singkat seperti:
- “Lord 30” (Lord muncul 30 detik lagi)
- “3 MM top” (tiga musuh termasuk marksman di top lane)
- “Cut mid” (potong wave minion di mid lane)
Cara ini bikin info sampai ke semua pemain dalam 1-2 detik.
6.2 Hindari Komunikasi Negatif
Kalau salah satu pemain bikin blunder, mereka nggak langsung menyalahkan. Fokusnya tetap ke solusi:
- Bukan: “Waduh, kenapa maju sendiri?”
- Tapi: “Next jangan sendirian, tunggu backup.”
Di rank publik pun, mental ini bisa bikin permainan lebih kondusif. Percaya deh, sedikit toxic bisa bikin fokus tim hancur.
7. Penguasaan Hero Signature
Onic Esports punya beberapa hero yang jadi “tanda tangan” mereka. Saat hero ini dilepas, lawan biasanya sudah waspada.
7.1 Hero Spesialis Tiap Pemain
- Kairi: Ling, Fanny
- Butsss: Lapu-Lapu, Uranus
- CW: Beatrix, Melissa
Menguasai hero signature memberi keuntungan luar biasa:
- Kamu tahu semua limit hero tersebut.
- Kamu bisa memanfaatkan timing skill secara optimal.
- Lawan sulit membaca pola permainanmu.
7.2 Adaptasi dengan Patch Terbaru
Patch game Mobile Legends sering mengubah keseimbangan hero. Onic cepat beradaptasi, bahkan kadang langsung muncul dengan build baru sehari setelah patch.
Tips buat kamu:
- Cek patch note setiap update.
- Coba hero yang di-buff di mode Classic sebelum bawa ke Ranked.
8. Kontrol Objektif Secara Total
Objektif seperti Turtle, Lord, dan turret adalah “mata uang” kemenangan di Mobile Legends. Onic Esports jarang membiarkan musuh mengambil objektif gratis.
8.1 Prioritas Objektif di Setiap Fase
- Early game: Fokus Turtle pertama dan turret di gold lane.
- Mid game: Lord pertama untuk membuka map lawan.
- Late game: Lord kedua/ketiga untuk push terakhir.
8.2 Timing dan Vision
Onic selalu menempatkan hero yang tepat untuk menjaga vision sebelum objektif muncul. Contohnya, Grock atau Chou akan memeriksa semak-semak sekitar Lord sebelum fight.
Kalau di rank publik:
- Gunakan skill jarak jauh untuk cek semak.
- Jangan maju sendirian ke area objektif tanpa backup.
9. Mekanik Individu yang Rapi
Meski permainan tim penting, mekanik individu tetap jadi pondasi. Pemain Onic punya timing skill, positioning, dan kecepatan tangan yang terlatih.
9.1 Positioning Anti Mati Konyol
Marksman Onic selalu berada di jarak aman, tapi tetap memberi damage maksimal. Mereka paham kapan harus maju atau mundur.
9.2 Chain Skill & Cancel
Banyak hero punya mekanik lanjutan seperti cancel skill untuk menghemat waktu animasi. Onic memaksimalkan trik ini sehingga setiap detik berarti.
Contoh:
- Chou: Flicker + Ult untuk kejutan.
- Ling: Skill 1 + Ult untuk burst instan.
10. Mind Game & Psychological Warfare
Onic Esports nggak hanya mengalahkan lawan lewat mekanik dan strategi, tapi juga lewat psikologi.
10.1 Feint & Bait
Kadang mereka sengaja menampilkan hero di satu lane untuk mengalihkan perhatian, sementara lane lain dipush habis-habisan.
10.2 Memanfaatkan Kesalahan Lawan
Mereka jago membaca pola permainan lawan. Begitu lawan panik atau keluar posisi, langsung dihajar.
11. Manajemen Sumber Daya Tim
Onic Esports sangat pintar membagi gold dan exp supaya semua pemain berkembang seimbang. Mereka tidak membiarkan satu pemain terlalu tertinggal atau terlalu dominan.
11.1 Gold Sharing yang Efisien
Marksman memang prioritas gold, tapi roamer dan EXP lane tetap diberi kesempatan farming jika ada waktu luang. Ini bikin semua anggota tim punya power cukup untuk fight.
11.2 Rotasi Farming
Onic sering mengatur jalur farming supaya tidak berebut:
- Jungler fokus hutan dan objektif.
- Gold lane ambil minion wave + jungle terdekat.
- EXP lane ambil minion + buff kecil jika aman.
Di rank publik, trik ini jarang dilakukan, padahal bisa mencegah hero support miskin item di late game.
12. Kecepatan Adaptasi Terhadap Lawan
Onic tidak terpaku pada satu rencana. Mereka membaca lawan dan mengubah strategi di tengah pertandingan.
12.1 Analisis Cepat
Kalau lawan agresif di early game, Onic bisa langsung main defensif untuk memancing blunder. Sebaliknya, kalau lawan pasif, mereka langsung menekan.
12.2 Ganti Build di Tengah Game
Mereka tidak takut mengubah build item. Misalnya, jika musuh banyak damage magic, core mereka akan cepat membeli Athena Shield meski awalnya ingin full damage.
13. Manfaatkan Momentum
Momentum adalah kondisi di mana tim sedang unggul dan lawan tertekan. Onic selalu tahu kapan harus “gas pol” dan kapan harus berhenti.
13.1 Snowballing
Begitu mendapatkan keunggulan kill dan turret, Onic mempercepat tempo game untuk mencegah lawan farming.
13.2 Menahan Tekanan
Kalau momentum hilang, mereka langsung mereset tempo dengan mengamankan area sendiri sebelum menyerang lagi.
14. Review & Evaluasi Setelah Pertandingan
Banyak tim amatir langsung lanjut main tanpa evaluasi. Onic justru rajin menonton ulang pertandingan untuk mencari kekurangan.
14.1 Mencatat Kesalahan
Mereka merekam dan menganalisis momen penting:
- Salah positioning
- Salah timing skill
- Salah target
14.2 Meningkatkan Chemistry
Evaluasi tidak hanya soal teknik, tapi juga komunikasi dan rasa percaya antar pemain.
15. Tips Praktis Main Ala Onic Esports untuk Pemain Publik
Buat kamu yang main di rank Epic, Legend, atau Mythic, beberapa tips ini bisa langsung dipraktikkan:
- Gunakan hero yang kamu kuasai, bukan yang sedang meta tapi belum kamu pahami.
- Komunikasi singkat tapi jelas, bahkan kalau cuma pakai ping.
- Prioritaskan objektif dibanding kill.
- Selalu cek mini map setiap 3-5 detik.
- Adaptasi build sesuai kondisi lawan.
Kesimpulan
Onic Esports bukan sekadar tim dengan skill tinggi, tapi mereka paham filosofi bermain, manajemen tim, dan psikologi lawan. Gaya main mereka bisa jadi inspirasi besar, bahkan untuk pemain publik. Kalau kamu mau naik rank dan bermain lebih efektif, terapkan strategi Onic: kontrol tempo, komunikasi jelas, dan adaptasi cepat.
Tidak perlu menjadi pro player untuk bermain seperti pro. Mulailah dari disiplin kecil, dan lama-lama permainanmu akan terasa lebih rapi, terstruktur, dan tentu saja… lebih sering menang.
FAQ
1. Apakah gaya bermain Onic Esports cocok untuk semua rank?
Ya, tapi kamu perlu menyesuaikan tempo dan hero pool sesuai kemampuan tim.
2. Bagaimana cara melatih rotasi cepat seperti Onic?
Biasakan membaca mini map, prediksi pergerakan musuh, dan rencanakan rotasi sebelum objektif muncul.
3. Apakah harus menguasai hero signature untuk meniru gaya Onic?
Tidak wajib, tapi punya 2–3 hero andalan per role akan membuatmu lebih fleksibel.
4. Apa rahasia mental juara Onic?
Ketenangan, adaptasi cepat, dan evaluasi rutin.
5. Bagaimana cara mengontrol objektif seperti Onic?
Gunakan vision, jaga posisi sebelum objektif muncul, dan pastikan semua anggota tim siap sebelum memulai.
Rekomendasi Artikel Lainnya
Baca juga: 10 Pemain Onic Esports Terpopuler Saat Ini